Minggu, 22 September 2013

Resep Mie Singkong



Kemarin saya sudah share Mie Ubi Ungu. dan sekarang saya mau share Resep Mie Singkong.
Selamat Mencoba...

Bahan:
  •  Tepung terigu Cakra Kembar 350 gram
  • Singkong kukus 100 gram, haluskan
  • Garam 1 sendok teh
  • Telur ayam 1 butir
  • Air 1050 ml 
  • Tepung maizena 50 gram, untuk taburan
  • Minyak sayur 1 sendok makan
Cara Membuat: 
  1.  Campur terigu Cakra Kembar, singkong, garam dan telur. Tuangkan 50 ml air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis. 
  2. Gilas adonan dengan gilingan mie dari ukuran tebal hingga ukuran tipis sambil ditaburi tepung maizena. Gilas berulang hingga 2-3 kali. 
  3. Cetak mie dengan gilingan mie sesuai dengan ukuran atau bentuk yang diinginkan. Taburi dengan tepung maizena agar tidak saling menempel. 
  4. Didihkan sisa air, beri minyak. Masukkan mie dan rebus hingga matang. Angkat dan tiriskan. Beri minyak sayur, aduk rata. Mie singkong siap digunakan dalam berbagai masakan.Untuk 680 gram

Resep Mie Ubi Ungu



Siapa yang gak kenal Mie? hampir semua orang tau dan pernah mencobanya. harganya relatif murah dan untuk membeli sebungkus mie instan sangat mudah. tapi mie instant dalam kemasan sebenarnya tidak baik bagi kesehatan soalnya banyak mengandung bahan pengawet buatan dan zat-zat kimia lain.
Beda lagi kalau bikin mie sendiri yang pastinya bebas dari bahan pengawet dan zat-zat kimia lainnya ditambah bahannya adalah umbi-umbian...
kali ini saya pengen share resep untuk membuat Mie Ubi Ungu, selamat mencoba....
Bahan:

  • Tepung terigu Cakra Kembar 290 gram 
  • Tepung tapioka 25 gram 
  • Ubi ungu kukus 125 gram, haluskan
  • Garam 1 sendok teh
  • Telur ayam 1 butir
  • Air 1050 ml 
  • Minyak goreng 1 sendok makan
  • Tepung tapioka 50 gram, untuk taburan

Cara Membuat:

  1. Campur terigu Cakra Kembar, tepung tapioka, ubi ungu, garam, telur ayam dan 50 ml air. Uleni hingga rata. 
  2. Gilas adonan dengan gilingan mie dari ukuran tebal hingga ukuran tipis sambil ditaburi tepung tapioka. Gilas berulang hingga 2-3 kali.
  3.  Cetak mie dengan gilingan mie sesuai dengan ukuran atau bentuk yang diinginkan. Taburi dengan tepung tapioka agar tidak saling menempel.
  4.    Didihkan sisa air, beri minyak. Masukkan mie dan rebus hingga matang. Angkat dan tiriskan. Mie ubi ungu siap digunakan dalam berbagai masakan.


Untuk 680 gram

  Baca juga.....  

Mencegah Nyeri Haid Dengan Memperbaiki Gaya Hidup





Datang bulan bagi sebagian perempuan kerap menjadi “momok”. Pemicunya, beberapa di antara mereka mengalami nyeri saat haid. Aktifitas sehari-hari pun jadi terganggu. Ada cara alami untuk mencegah gangguan itu selain mengonsumsi obat medis. Yakni, dengan mengomsumsi makanan sehat, istirahat cukup dan olahraga teratur.
Dokter Didi Darmahati Dewanto SpOG dari Rumah Sakit Husada Utama menyatakan, haid merupakan proses alami sebagai akibat tidak adanya pembuahan dalam rahim sehingga memiliki rasa sakit yang cukup mengganggu. “Sebenarnya, keluhan ini bisa dicegah dengan memperbaiki gaya hidup,” ujar spesialis obstetri dan ginekologi tersebut.
Caranya adalah dengan mengomsumsi makanan yang sehat dan mengandung gizi cukup. Terutama, sayur dan buah yang menyimpan banyak serat. Sebaliknya, hindari makanan berlemak dan pedas yang semakin memicu keluhan nyeri ketika haid.
Menurutnya, nyeri haid juga bisa disebabkan kondisi tubuh yang kurang fit seperti kondisi stres. Karena itu, Didi menyarankan agar perempuan memiliki waktu istirahat yang cukup dan teratur. Istirahat yang cukup mampu merilekskan pikiran sehingga tidak mudah stres.
Didi menjelaskan, kondisi tubuh fit sangat diperlukan supaya terhindar dari penyakit. Olahraga yang teratur menjadi salah satu langkah utama. Olahraga apapun bisa dilakukan asalkan teratur. “Sebaiknya, olahraga tidak hanya dilakukan seminggu menjelang haid, tetapi sudah menjadi rutinitas yang dikerjakan secara teratur,” terang dokter Didi.
Jika nyeri haid tidak juga mereda dengan pola hidup sehat, obat pereda nyeri lebih baik dikomsumsi. Obat pereda nyeri yang paling tepat adalah yang mengandung asam mefenamat.
Tapi, ada kalanya perempuan harus waspada ketika mengalami sakit perut berebihan. Nyeri haid yang berlebihan bisa menjadi pertanda datangnya suatu penyakit. Misalnya, kista dan endometriosis.

Sumber: Jawa Pos – Minggu 11 Agustus 2013